Pemuda Cot Ba’u Dibekali Pelatihan Teknologi Informasi untuk Promosi Wisata dan Usaha Digital

Gampong Cot Ba’u di Kota Sabang mengambil langkah strategis dalam memberdayakan generasi mudanya melalui pelatihan teknologi informasi. Kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan keterampilan digital, tetapi juga untuk mendorong promosi pariwisata lokal dan pengembangan usaha berbasis online.

Meningkatkan Kapasitas Pemuda Melalui Pelatihan IT

Pemerintah Gampong Cot Ba’u, Kota Sabang, menggelar pelatihan pengembangan teknologi informasi bagi para pemuda dan pemudi setempat pada Jumat (8/8/2025) di Aula Diskominfotiksan Kota Sabang. Acara ini dibuka langsung oleh Pj Keuchik Gampong Cot Ba’u, Akmalun Nazri, yang menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membekali generasi muda dengan kemampuan memanfaatkan teknologi digital secara produktif.

Menurut Akmalun, Sabang memiliki banyak destinasi wisata yang indah dan unik, namun belum sepenuhnya dikenal luas. Dengan bekal keterampilan promosi digital, para pemuda diharapkan dapat menjadi duta wisata yang mampu memperkenalkan keindahan daerah mereka ke tingkat nasional bahkan internasional.

Teknologi Digital untuk Promosi Wisata dan Usaha

Dalam sambutannya, Akmalun menyampaikan pentingnya penggunaan teknologi secara positif dan terarah. Peserta pelatihan diberikan materi tentang strategi promosi destinasi wisata, pembuatan konten kreatif, dan pemanfaatan media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Lebih dari sekadar promosi wisata, pelatihan ini juga mendorong pemuda memanfaatkan media digital untuk kegiatan produktif seperti berjualan online, membangun brand usaha, serta menjalin jejaring bisnis. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, peluang usaha berbasis digital semakin terbuka lebar, terutama bagi generasi muda yang akrab dengan teknologi.

Materi Praktis dari Narasumber Berpengalaman

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan narasumber dari Banda Aceh yang memiliki pengalaman di bidang promosi digital dan pengelolaan konten kreatif. Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga terlibat dalam praktik langsung, mulai dari pengambilan foto dan video, pengeditan, hingga strategi penjadwalan unggahan di media sosial agar konten lebih efektif menjangkau target pasar.

Selain itu, peserta juga dibimbing untuk memahami algoritma media sosial dan cara memanfaatkannya agar konten yang dibuat mendapatkan lebih banyak interaksi. Pemahaman ini diharapkan dapat membantu mereka dalam mengembangkan promosi wisata maupun usaha yang mereka jalankan.

Harapan untuk Kemajuan Gampong Cot Ba’u

Akmalun berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan kedisiplinan. Ia menegaskan bahwa ilmu yang didapat, sekecil apapun, akan menjadi bekal penting untuk masa depan. Pemuda yang kreatif dan produktif di bidang digital diyakini dapat membawa kemajuan bagi gampong, baik dari segi pariwisata maupun ekonomi.

“Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin. Jangan hanya menggunakan gawai untuk hiburan semata, tetapi manfaatkan untuk menghasilkan karya dan pendapatan,” ujarnya.

Dampak Jangka Panjang

Jika keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini diterapkan dengan konsisten, dampaknya bisa signifikan bagi perekonomian lokal. Promosi wisata yang dilakukan secara digital dapat menarik lebih banyak wisatawan, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan usaha kuliner, penginapan, transportasi, dan sektor lainnya di Sabang.

Selain itu, peluang usaha digital seperti penjualan produk lokal, jasa desain, dan pemasaran online dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi pemuda Cot Ba’u. Dengan strategi yang tepat, gampong ini berpotensi menjadi salah satu contoh desa digital yang sukses memanfaatkan teknologi untuk kemajuan masyarakatnya.

Sumber : aceh.tribunnews.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *