Pulau Dewata Jadi Magnet Baru Sektor Properti
Bali kembali menarik perhatian dunia internasional, khususnya di sektor investasi properti. Pesona alam, budaya yang kental, serta potensi pariwisata yang stabil membuat Pulau Dewata terus menjadi primadona bagi investor global.
Kini, perusahaan real estate internasional NEXA International Brands resmi mengumumkan pembangunan dua proyek properti mewah di Bali. Langkah ini semakin menegaskan posisi Bali sebagai destinasi investasi kelas dunia yang terus berkembang.
Dua Proyek Besar: Royal Oasis Collection dan Tampak Siring Resort
Global PR NEXA, Natalia Kamyshan, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menggarap dua proyek unggulan, yaitu Royal Oasis Collection di kawasan Badung dan Tampak Siring Resort di Ubud.
Kedua proyek tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman menginap berkelas internasional dengan mengedepankan kenyamanan, estetika, serta harmoni dengan alam dan budaya lokal Bali.
“Kami sedang membangun proyek hotel-residence Royal Oasis Collection, tempat paling nyaman bagi mereka yang mencari ketenangan dan keseimbangan hidup di lingkungan alami,” ungkap Natalia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/8/2025).
Kolaborasi Arsitek Lokal untuk Sentuhan Budaya Bali
Untuk proyek Tampak Siring Resort di Ubud, NEXA berkolaborasi dengan arsitek ternama asal Indonesia, Andra Matin. Kolaborasi ini bertujuan menggabungkan nilai-nilai budaya lokal dengan arsitektur modern yang berkelas dunia.
Menurut Natalia, pembangunan resor ini tidak sekadar berorientasi pada kemewahan fisik, tetapi juga pada makna spiritual dan penghormatan terhadap lingkungan.
“Resor ini kami kembangkan di negara yang menjadikan pariwisata sebagai nadi kehidupan, di mana identitas budaya dijaga sebagai sesuatu yang sakral. Visi NEXA sejalan dengan semangat Indonesia untuk membangun peluang investasi berkelanjutan bagi dunia,” jelas Natalia.
Menyatukan Desain, Budaya, dan Alam
Natalia menambahkan, kolaborasi antara NEXA dan Andra Matin mencerminkan perpaduan desain elegan dengan kepekaan terhadap lanskap budaya Bali. Setiap elemen arsitektur dirancang untuk menyatu dengan alam sekitar, menciptakan suasana ketenangan dan kemewahan yang harmonis.
“Kemitraan ini merupakan pertemuan dua visi besar yang saling melengkapi — antara keindahan desain dan makna spiritual dari tanah Bali,” ujarnya.
Dengan konsep tersebut, NEXA berharap proyek ini akan menjadi ikon baru pariwisata premium di Bali sekaligus membuka peluang investasi jangka panjang bagi investor global.
Investasi Properti Bali Terus Tumbuh
Bali memang terus menunjukkan daya tariknya di mata investor. Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, jumlah investasi asing di sektor akomodasi dan pariwisata Bali meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir.
Selain faktor alam dan budaya, iklim investasi yang stabil serta dukungan infrastruktur modern menjadi alasan kuat banyak perusahaan asing memilih Bali sebagai lokasi pengembangan properti.
Keberadaan proyek-proyek seperti Royal Oasis Collection dan Tampak Siring Resort diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.
Peluang Besar untuk Investasi Jangka Panjang
Menurut pengamat properti, investasi hotel dan resort di Bali masih memiliki potensi besar. Meningkatnya wisatawan pascapandemi, tren wellness tourism, serta minat investor terhadap konsep properti ramah lingkungan membuat sektor ini semakin menjanjikan.
NEXA International Brands, yang sebelumnya telah mengembangkan 12 proyek di Asia Tenggara, kini melihat Indonesia sebagai pusat pertumbuhan baru di kawasan. Fokus mereka bukan hanya pada bisnis, tetapi juga pada pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan komunitas lokal.
Visi Masa Depan: Harmoni Antara Investasi dan Kearifan Lokal
Dengan proyek terbarunya, NEXA ingin membangun identitas baru properti premium di Indonesia — yang tidak hanya menonjolkan kemewahan, tetapi juga menghormati nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.
Natalia menegaskan bahwa setiap proyek yang dikembangkan NEXA akan selalu memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan budaya.
“Kami percaya, kemewahan sejati bukan hanya pada bangunan megah, tetapi pada bagaimana proyek itu memberi makna bagi masyarakat dan alam sekitarnya,” tutup Natalia.
Dengan visi tersebut, Bali tampaknya akan semakin memperkuat posisinya sebagai “The Island of Investment Paradise”, tempat di mana keindahan alam berpadu dengan peluang bisnis yang menjanjikan.
Sumber: detik.com



