Rumah Subsidi Rp 182 Juta di Landasan Ulin Masih Tersedia, Ini Daftar dan Spesifikasinya

Kabar baik bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang sedang mencari hunian terjangkau. Di kawasan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, masih tersedia rumah subsidi dengan harga Rp 182 juta. Menariknya, meski harganya relatif terjangkau, desain rumah yang ditawarkan tetap modern dan layak huni.

Rumah-rumah ini tercatat secara resmi dalam Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang), sebuah platform yang dikelola untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi perumahan subsidi di berbagai daerah. Dengan harga tersebut, pembeli bisa mendapatkan rumah tipe 34 hingga 36 dengan luas tanah mencapai 140 meter persegi.

Namun perlu dicatat, hunian ini hanya diperuntukkan bagi MBR dan mengikuti ketentuan rumah subsidi yang ditetapkan pemerintah.

Sekilas Tentang Rumah Subsidi di Landasan Ulin

Landasan Ulin merupakan salah satu kawasan strategis di Banjarbaru yang terus berkembang. Lokasinya dekat dengan Bandara Syamsudin Noor serta memiliki akses yang cukup baik ke pusat kota dan fasilitas umum lainnya.

Rumah subsidi di wilayah ini umumnya menawarkan:

  • 2 kamar tidur
  • 1 kamar mandi
  • Ruang tamu dan dapur
  • Luas bangunan 34–36 m²
  • Luas tanah hingga 140 m²

Dengan spesifikasi tersebut, rumah subsidi di Landasan Ulin dinilai cocok bagi keluarga muda maupun pasangan yang baru memiliki rumah pertama.

Daftar Rumah Subsidi Rp 182 Juta di Landasan Ulin

Berikut beberapa pilihan perumahan dengan harga Rp 182 juta yang tercatat di SiKumbang.

Pesona Mandiri 2

Perumahan Pesona Mandiri 2 dikembangkan oleh Pulau Baru Properti, pengembang yang terdaftar sebagai anggota Realestat Indonesia (REI).

Spesifikasi utama:

  • Harga: Rp 182 juta
  • Luas bangunan: 34 m²
  • Luas tanah: 140 m²
  • Kamar tidur: 2
  • Kamar mandi: 1

Bangunan menggunakan atap genteng metal, dinding batako yang sudah diplester dan dicat, lantai keramik ukuran 30×30, serta fondasi batu gunung. Material yang digunakan tergolong standar rumah subsidi namun tetap kokoh dan fungsional.

Sulung Palm Residence

Sulung Palm Residence dikembangkan oleh Dwi Putra Sulung, juga anggota REI. Perumahan ini menawarkan rumah dengan ukuran bangunan sedikit lebih luas.

Spesifikasi utama:

  • Harga: Rp 182 juta
  • Luas bangunan: 36 m²
  • Luas tanah: 140 m²
  • Kamar tidur: 2
  • Kamar mandi: 1

Bangunan menggunakan atap multiroof, dinding batako, lantai keramik, dan fondasi batu gunung. Desain rumahnya sederhana, cocok bagi keluarga kecil yang menginginkan hunian nyaman dengan anggaran terbatas.

Griya Utama Asri 3

Perumahan ini berlokasi di kawasan Syamsudin Noor, Landasan Ulin, dan dikembangkan oleh Sinar Berlian Jaya Utama, anggota REI.

Spesifikasi utama:

  • Harga: Rp 182 juta
  • Luas bangunan: 36 m²
  • Luas tanah: 140 m²
  • Kamar tidur: 2
  • Kamar mandi: 1

Keunggulan rumah ini terletak pada penggunaan bata ringan untuk dinding dan lantai keramik ukuran 40×40, yang memberi kesan lebih modern. Atap metal dan fondasi batu gunung melengkapi struktur bangunan.

Aero Sinergia

Aero Sinergia dikembangkan oleh Tamara Alfa Sinergia, pengembang yang tergabung dalam Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

Spesifikasi utama:

  • Harga: Rp 182 juta
  • Luas bangunan: 36 m²
  • Luas tanah: 140 m²
  • Kamar tidur: 2
  • Kamar mandi: 1

Bangunan menggunakan atap multiroof, dinding bata pres yang sudah diplester dan dicat, lantai keramik 40×40, serta fondasi batu gunung. Rumah ini cocok bagi konsumen yang menginginkan tampilan lebih rapi dan modern.

Villa Kasturi Mahatama 2

Villa Kasturi Mahatama 2 dikembangkan oleh Megatama Land, pengembang anggota REI yang cukup dikenal di Kalimantan Selatan.

Spesifikasi utama:

  • Harga: Rp 182 juta
  • Luas bangunan: 36 m²
  • Luas tanah: 140 m²
  • Kamar tidur: 2
  • Kamar mandi: 1

Rumah ini menggunakan rangka baja ringan dengan atap spandek hitam. Dinding beton diplester dan dicat, lantai keramik 40×40, serta fondasi batu gunung memberikan kesan bangunan yang kuat dan tahan lama.

Syarat dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Sebagai rumah subsidi, pembelian hunian ini harus memenuhi syarat MBR, seperti batas penghasilan tertentu dan belum pernah memiliki rumah sebelumnya. Selain itu, pembelian umumnya menggunakan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dengan bunga rendah.

Calon pembeli disarankan untuk:

  • Mengecek status pengembang di SiKumbang
  • Memastikan lokasi dan akses jalan
  • Menyesuaikan spesifikasi rumah dengan kebutuhan keluarga

Rumah subsidi Rp 182 juta di Landasan Ulin masih menjadi pilihan realistis bagi MBR yang ingin memiliki hunian sendiri. Dengan luas tanah yang relatif besar dan desain yang cukup modern, perumahan ini menawarkan nilai lebih dibandingkan harga yang dibayarkan. Selama memenuhi syarat dan melakukan pengecekan dengan cermat, rumah subsidi ini bisa menjadi investasi hunian jangka panjang yang menjanjikan.

 

Sumber: detik.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *