
Kabar baik bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang sedang mencari hunian terjangkau. Di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, rumah subsidi dengan harga Rp 173 juta masih tersedia hingga akhir Desember 2025. Dengan harga tersebut, calon pembeli bisa memiliki rumah tipe 36 yang layak huni dan didukung fasilitas dasar yang memadai.
Program rumah subsidi ini ditujukan khusus bagi MBR sebagai upaya pemerintah membantu masyarakat memiliki rumah pertama. Melalui skema ini, masyarakat bisa mendapatkan hunian dengan harga terjangkau, cicilan ringan, serta spesifikasi bangunan yang telah memenuhi standar kelayakan.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang), berikut ini adalah daftar perumahan di Majene yang menawarkan rumah subsidi seharga Rp 173 juta.
Daftar Rumah Subsidi Rp 173 Juta di Kabupaten Majene
Seluruh perumahan di bawah ini menawarkan rumah dengan tipe bangunan 36 meter persegi, dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Perbedaannya terletak pada luas lahan, spesifikasi material, serta lokasi perumahan.
1. Bumi Telaga Permai 1
Bumi Telaga Permai 1 merupakan salah satu perumahan subsidi di Majene yang dikembangkan oleh Hamparan Cahaya Masannang, pengembang yang tercatat sebagai anggota Realestat Indonesia (REI).
Rumah yang ditawarkan dibanderol dengan harga Rp 173 juta, memiliki luas bangunan 36 meter persegi dan luas tanah 72 meter persegi. Hunian ini dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi, cocok untuk keluarga kecil atau pasangan muda.
Dari sisi konstruksi, rumah menggunakan atap spandek dengan rangka baja ringan, dinding bata merah yang sudah diplester, diaci, dan dicat, serta lantai keramik. Fondasi rumah menggunakan pasangan batu kali atau batu gunung yang dikenal kokoh untuk jangka panjang.
2. Lywanza Residence
Pilihan berikutnya adalah Lywanza Residence, perumahan subsidi yang dikembangkan oleh Lywanza Tri Utama, anggota Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).
Dengan harga yang sama, yakni Rp 173 juta, rumah di Lywanza Residence memiliki luas bangunan 36 meter persegi dan luas tanah sedikit lebih besar, yaitu 78 meter persegi. Spesifikasinya mencakup dua kamar tidur dan satu kamar mandi.
Bangunan rumah menggunakan atap spandek dengan rangka baja ringan. Dindingnya terbuat dari bata merah yang telah diplester dan diaci, sementara lantainya menggunakan keramik ukuran 40×40. Fondasi rumah menggunakan batu gunung yang kuat dan tahan lama.
3. Balanipa Hills Majene
Balanipa Hills Majene berlokasi di Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene. Perumahan ini dikembangkan oleh Balanipa Property, yang juga terdaftar sebagai anggota REI.
Hunian di kawasan ini ditawarkan dengan harga Rp 173 juta, memiliki luas bangunan 36 meter persegi dan luas tanah 84 meter persegi. Rumah ini dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi, sehingga cocok untuk kebutuhan keluarga kecil.
Keunggulan Balanipa Hills terletak pada penggunaan lantai granit ukuran 60×60, yang memberikan kesan lebih modern. Dinding rumah menggunakan bata merah yang diplester dan diaci, sementara atapnya menggunakan spandek dengan rangka baja ringan. Fondasi bangunan memakai batu gunung untuk menjamin kekuatan struktur.
4. Mutiara Adzalina Residence 2
Perumahan Mutiara Adzalina Residence 2 dikembangkan oleh Sinar Mandar, pengembang yang tercatat sebagai anggota REI. Kawasan ini menawarkan rumah subsidi dengan luas lahan yang relatif besar dibandingkan perumahan lainnya.
Dengan harga Rp 173 juta, rumah di sini memiliki luas bangunan 36 meter persegi dan luas tanah 91 meter persegi. Fasilitas standar berupa dua kamar tidur dan satu kamar mandi tetap tersedia.
Bangunan rumah menggunakan atap spandek, dinding bata merah, lantai keramik ukuran 40×40, serta fondasi batu gunung. Luas tanah yang lebih besar memberikan fleksibilitas bagi penghuni untuk pengembangan rumah di masa depan.
5. Malewa Citra Residence
Pilihan terakhir adalah Malewa Citra Residence, yang dikembangkan oleh Samalewa Citra Properti, anggota REI. Perumahan ini juga menawarkan rumah subsidi dengan harga Rp 173 juta.
Hunian memiliki luas bangunan 36 meter persegi dan luas tanah 72 meter persegi, dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Spesifikasi bangunan meliputi atap spandek dengan rangka baja ringan, dinding bata merah yang telah diplester dan dicat, serta lantai ubin ukuran 40×40. Fondasi menggunakan batu belah untuk menopang struktur rumah.
Kesempatan Memiliki Rumah Terjangkau di Majene
Deretan perumahan di atas membuktikan bahwa rumah subsidi Rp 173 juta di Majene masih tersedia dan menawarkan spesifikasi yang cukup layak untuk hunian jangka panjang. Dengan dukungan program pemerintah dan pengembang resmi, masyarakat berpenghasilan rendah memiliki peluang lebih besar untuk memiliki rumah sendiri.
Bagi calon pembeli, penting untuk memastikan persyaratan MBR terpenuhi serta melakukan pengecekan langsung ke lokasi perumahan agar mendapatkan gambaran kondisi lingkungan dan akses fasilitas sekitar.
Sumber: detik.com


